Friday, 6 June 2008

Haruskah Sumpah Pemuda Kita Revisi?

By : Arief

Bahasa Indonesia asalnya adalah bahasa Melayu, sebuah bahasa yang terutama dipergunakan oleh puak Melayu di wilayah Kepualaun Riaudan Semenanjung Tanah Melayu, tetapi sudah lama dipergunakan sebagai bahasa pergaulan (lingua franca) di seluruh Kepulauan Indonesia. Bahasa Melayu jelas bukan bahasa yang pemakainya terbanyak di Indonesia. Bukan pula yang sejarah dan khazanah sasteranya terkaya. Bahasa Jawa, Sunda, Bali, Bugis, Aceh, Madura, mempunyai masyarakat pemakai dan khazanah sastera yang tidak kalah oleh bahasa melayu. Bahkan bahasa Jawa, Sunda, Bugis dan Bali mempunyai sejarah dan kekayaan sastera yang jauh lebih tinggi. Pengguna bahasa Jawa dan Sunda beberapa kali lipat pengguna bahasa melayu. (Rosidi, 1994: 3-4)

Lalu bagaimana dengan kehadiran bahasa ”Gaul” bahasa ”Slanker” yang sekarang banyak digunakan oleh para kaula muda terutama di kalangan remaja SMP, SMA dan remaja-remaja pengangguran lainnya.

Kalau kita lihat dari peristiwa sumpah pemuda yang terjadi pada tanggal 28 Oktober 1978, pada saat itu hampir dari semua pelosok tanah air Indonesia, mengadakan ikrar bersama sebagai berikut:

Pertama : Kami putera dan puteri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, Tanah Indonesia;

Kedua : Kami putera dan puteri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, Bangsa Indonesia;

Ketiga : Kami putera dan puteri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Jika kita lihat kembali isi ”Sumpah Pemuda” tersebut di atas, haruskah kita berikrar kembali di masa sekarang ini, sementara jika kita lihat di kalangan remaja SMP, SMA dan remaja-remaja yang ada pada saat ini banyak yang lupa akan ikrar para pemuda dulu banyak yang mencampur adukkan bahasa persatuan, banyak merusak tanah air kita Tanah indonesia dengan bermunculannya para Koruptor, Penyuap dan kekerasan-kekerasan yang merusah bangsa kita yang kita anggap bangsa yang satu Bangsa Indonesia. Sekarang mari kita kaji kembali Sumpah Pemuda dari yang pertama sampai ketiga. Sesuaikah isi sumpah pemuda dengan keadaan saat sekarang ini?

Pertama : Kami putera dan puteri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, Tanah Indonesia;

Itulah bunyi sumpah pemuda yang pertama, kenapa sumpah ini dijadikan sumpah pemuda yang pertama, kenapa tidak dijadikan sumpah yang kedua atau yang ketiga?

Marilah kita lihat kondisi penduduk bangsa kita masyarakat budaya kita, semakin lama semakin hilang, semakin lenyap, dan kita lihat penduduk kita yang ada di luar Negeri. Ini menandakan penduduk kita sudah lupa dengan sumpah pemuda yang pertama yang mengaku bertumpah darah yang satu, Tanah Indonesia, akan tetapi kenapa mereka masih saja menjadi warga negara asing, yang kuliah diluar negeri kemudian tidak mau kembali mengembangkan Tanah airnya sendiri, malah menikmati kehidupan menjadi warga negara asing, banyak warga negara kita yang bekerja di luar negeri seperti halnya Malaysia, Brunei, Arai Saudi, Australia. Padahal Tanah air kita kaya akan Alam.

Kalapun ada yang sukses dan kembali ke tanah air kita akan tetapi mereka tidak mengembangkan negara kita malah menghancurkan dan menodai Tanah air kita dengan praktik-praktik Korupsi dengan ilmu mereka, dari hal inilah isi sumpah pemuda yang pertama lebih diutamakan guna menumbuhkan rasa kesadaran untuk mengembangkan Tanah air kita Indonesia,

Kedua : Kami putera dan puteri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, Bangsa Indonesia;

Sumpah pemuda yang kedua menyatakan seperti di atas, akan tetapi realisasi kenyataan di masyrakat sekarang banyak yang bentrok, banyak yang memperdebatkan masalah ras, suku, agama, dan golongan, banyaknya pemberontakan, demo di mana-mana, polisi dan mahasiswa tidak pernah akur, benarkah semua ini adalah bangsa yang satu, bangsa Indensia? Namun pada kenyataannya banyak yang terbelah tidak menyatu kembali menjadi Bangsa yang satu, bangsa yang utuh, bangsa yang damai.

Ketiga : Kami putera dan puteri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Isi sumpah pemuda ini menyatakan menjunjung tinggi bahasa persatuan, Bahasa Indonesia. Benarkah anak remaja sekarang menjunjung tinggi bahasa persatua kita, bagaimana dengan kehadiran bahasa gaul, bahasa slankers. Bahasa yang banyak tercemar oleh bahasa asing seperti bahasa Inggris dan lain sebagainya? di kalangan anak SMP, SMA sudah banyak yang menggunakan bahasa gaul, bahasa slankers, bahasa-bahasa SMS.

Share:

HUT RI

HUT RI

DONASI VIA BANK

0343015615
A/N: IBNU HARIF HALILI
KANTOR CABANG KANGEAN
768801011294502
A/N: SUPARTO
KANTOR CABANG KANGEAN

Komentar

Total Pageviews

Followers